Book Appointment Now
Contoh Soal Fisika Kelas 12: Pembahasan Lengkap
Pendahuluan
Fisika kelas 12 SMA merupakan fondasi penting untuk memahami konsep-konsep fisika yang lebih mendalam di tingkat perguruan tinggi. Materi yang dipelajari meliputi listrik statis, listrik dinamis, kemagnetan, induksi elektromagnetik, relativitas, fisika kuantum, dan fisika inti. Menguasai materi ini tidak hanya penting untuk menghadapi ujian, tetapi juga untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis dan analitis. Artikel ini akan membahas berbagai contoh soal fisika kelas 12 yang sering muncul, lengkap dengan pembahasan yang jelas dan mudah dipahami.
I. Listrik Statis
Listrik statis membahas tentang muatan listrik yang diam dan interaksi antar muatan tersebut.
-
A. Hukum Coulomb
Hukum Coulomb menjelaskan gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua muatan listrik. Persamaannya adalah:
F = k * |q1 * q2| / r^2di mana:
- F adalah gaya Coulomb (N)
- k adalah konstanta Coulomb (9 x 10^9 Nm²/C²)
- q1 dan q2 adalah muatan listrik (C)
- r adalah jarak antara dua muatan (m)
Contoh Soal:
Dua muatan listrik masing-masing 4 μC dan -8 μC terpisah sejauh 6 cm. Hitunglah gaya Coulomb antara kedua muatan tersebut!
Pembahasan:
- Ubah satuan μC menjadi C: q1 = 4 x 10^-6 C, q2 = -8 x 10^-6 C
- Ubah satuan cm menjadi m: r = 6 x 10^-2 m
-
Substitusikan nilai ke dalam rumus:
F = (9 x 10^9 Nm²/C²) * |(4 x 10^-6 C) * (-8 x 10^-6 C)| / (6 x 10^-2 m)² F = (9 x 10^9) * (32 x 10^-12) / (36 x 10^-4) F = 80 N
Karena salah satu muatan negatif, maka gaya Coulomb bersifat tarik-menarik.
-
B. Medan Listrik
Medan listrik adalah daerah di sekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi oleh gaya listrik. Kuat medan listrik (E) didefinisikan sebagai gaya listrik per satuan muatan:
E = F / qAtau, jika diketahui muatan sumber Q dan jarak r:
E = k * Q / r^2Contoh Soal:
Sebuah muatan uji sebesar 2 x 10^-6 C diletakkan dalam medan listrik dan mengalami gaya sebesar 4 x 10^-4 N. Tentukan kuat medan listrik di titik tersebut!
Pembahasan:
E = F / q E = (4 x 10^-4 N) / (2 x 10^-6 C) E = 200 N/C -
C. Potensial Listrik
Potensial listrik (V) adalah energi potensial listrik per satuan muatan. Potensial listrik oleh muatan titik:
V = k * Q / rContoh Soal:
Hitung potensial listrik pada jarak 3 cm dari muatan 5 μC!
Pembahasan:
- Ubah satuan cm menjadi m: r = 3 x 10^-2 m
- Ubah satuan μC menjadi C: Q = 5 x 10^-6 C
-
Substitusikan nilai ke dalam rumus:
V = (9 x 10^9 Nm²/C²) * (5 x 10^-6 C) / (3 x 10^-2 m) V = 1,5 x 10^6 V
II. Listrik Dinamis
Listrik dinamis membahas tentang muatan listrik yang bergerak atau arus listrik.
-
A. Arus Listrik
Arus listrik (I) adalah laju aliran muatan listrik. Dirumuskan:
I = Q / tdi mana:
- I adalah arus listrik (A)
- Q adalah muatan listrik (C)
- t adalah waktu (s)
Contoh Soal:
Sebuah penghantar dialiri muatan 120 C dalam waktu 2 menit. Hitunglah kuat arus listrik yang mengalir!
Pembahasan:
- Ubah satuan menit menjadi detik: t = 2 menit = 120 s
-
Substitusikan nilai ke dalam rumus:
I = Q / t I = 120 C / 120 s I = 1 A
-
B. Hukum Ohm
Hukum Ohm menyatakan bahwa tegangan (V) berbanding lurus dengan arus (I) dan hambatan (R):
V = I * RContoh Soal:
Sebuah resistor 10 ohm dialiri arus 2 A. Hitunglah tegangan pada resistor tersebut!
Pembahasan:
V = I * R V = 2 A * 10 ohm V = 20 V -
C. Rangkaian Seri dan Paralel
- Seri: Hambatan total (R_total) = R1 + R2 + R3 + …
- Paralel: 1/R_total = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + …
Contoh Soal:
Tiga buah resistor masing-masing 2 ohm, 4 ohm, dan 6 ohm dirangkai seri. Hitunglah hambatan total rangkaian!
Pembahasan:
R_total = R1 + R2 + R3 R_total = 2 ohm + 4 ohm + 6 ohm R_total = 12 ohm
III. Kemagnetan
Kemagnetan membahas tentang medan magnet dan gaya magnet.
-
A. Medan Magnet di Sekitar Kawat Berarus
Medan magnet di sekitar kawat lurus berarus:
B = (μ0 * I) / (2 * π * r)Medan magnet di pusat lingkaran kawat berarus:
B = (μ0 * I * N) / (2 * r)di mana:
- B adalah kuat medan magnet (T)
- μ0 adalah permeabilitas vakum (4π x 10^-7 Tm/A)
- I adalah arus listrik (A)
- r adalah jarak dari kawat (m)
- N adalah jumlah lilitan
Contoh Soal:
Sebuah kawat lurus panjang dialiri arus 5 A. Hitunglah kuat medan magnet pada jarak 2 cm dari kawat!
Pembahasan:
- Ubah satuan cm menjadi m: r = 2 x 10^-2 m
-
Substitusikan nilai ke dalam rumus:
B = (4π x 10^-7 Tm/A * 5 A) / (2 * π * 2 x 10^-2 m) B = 5 x 10^-5 T
-
B. Gaya Lorentz
Gaya Lorentz adalah gaya yang dialami oleh muatan listrik yang bergerak dalam medan magnet.
F = q * v * B * sin θAtau, gaya Lorentz pada kawat berarus dalam medan magnet:
F = B * I * L * sin θdi mana:
- F adalah gaya Lorentz (N)
- q adalah muatan listrik (C)
- v adalah kecepatan muatan (m/s)
- B adalah kuat medan magnet (T)
- θ adalah sudut antara v dan B
- I adalah arus listrik (A)
- L adalah panjang kawat (m)
Contoh Soal:
Sebuah elektron bergerak dengan kecepatan 2 x 10^6 m/s memasuki medan magnet 0,5 T secara tegak lurus. Hitunglah gaya Lorentz yang dialami elektron! (Muatan elektron = -1,6 x 10^-19 C)
Pembahasan:
Karena tegak lurus, sin θ = sin 90° = 1
F = q * v * B * sin θ F = (-1,6 x 10^-19 C) * (2 x 10^6 m/s) * (0,5 T) * 1 F = -1,6 x 10^-13 N
IV. Induksi Elektromagnetik
Induksi elektromagnetik membahas tentang timbulnya arus listrik akibat perubahan medan magnet.
-
A. Hukum Faraday
GGL induksi (ε) sebanding dengan laju perubahan fluks magnetik (ΔΦ/Δt):
ε = -N * (ΔΦ / Δt)di mana:
- ε adalah GGL induksi (V)
- N adalah jumlah lilitan
- ΔΦ adalah perubahan fluks magnetik (Wb)
- Δt adalah perubahan waktu (s)
Contoh Soal:
Sebuah kumparan dengan 100 lilitan mengalami perubahan fluks magnetik dari 0,05 Wb menjadi 0,02 Wb dalam waktu 0,1 detik. Hitunglah GGL induksi yang timbul!
Pembahasan:
ε = -N * (ΔΦ / Δt) ε = -100 * ((0,02 Wb - 0,05 Wb) / 0,1 s) ε = -100 * (-0,3 Wb / s) ε = 30 V
V. Fisika Modern (Relativitas, Kuantum, Inti)
Bagian ini mencakup konsep relativitas khusus, efek fotolistrik, dualisme gelombang-partikel, dan radioaktivitas. Contoh soal akan bervariasi tergantung pada fokus kurikulum.
Kesimpulan
Pemahaman konsep dan kemampuan menyelesaikan soal-soal fisika kelas 12 membutuhkan latihan yang konsisten. Artikel ini menyediakan contoh-contoh soal yang sering muncul, beserta pembahasan yang detail. Dengan mempelajari contoh-contoh ini dan mengerjakan soal-soal latihan lainnya, siswa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam fisika. Selain itu, penting untuk memahami konsep dasar dan rumus-rumus yang relevan, serta berlatih mengaplikasikannya dalam berbagai situasi soal. Jangan ragu untuk mencari bantuan dari guru atau teman jika mengalami kesulitan. Selamat belajar!



